Nama : Yanthi
NIM : 201452160
Sesi : 10
HUBUNGAN
TIDUR DENGAN KULIT KUSAM
A. LATAR BELAKANG
Tidur adalah proses aktif yang melingkupi 1/3 waktu hidup manusia.
Sayangnya hanya sedikit penelitian yang membahas hubungan kesehatan tidur
dengan kecantikan kulit. Padahal, kita sudah lama mendengar tentang beauty
sleep. Ya, artinya tidur dapat mempercantik kulit seseorang. (Dr. Andreas Prasadja 2013)
Faktanya, ketika kita kekurangan tidur, kulit tampak kusam tak bercahaya.
Ini disebabkan oleh meningkatnya hormon stres hingga meningkatkan peradangan/inflamasi
pada kulit yang tentu buruk akibatnya pada kualitas kulit.
B. MASALAH
Adakah hubungan antara tidur dengan kulit
kusam ?
C. KERANGKA TEORI
1. Pengertian Tidur
Menurut Guyton & Hall (1997), Tidur didefinisikan sebagai suatu keadaan
bawah sadar dimana seseorang masih dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang
sensorik atau dengan rangsangan lainnya.
Menurut Potter & Perry (2005), Tidur merupakan proses fisiologi yang bersiklus bergantian
dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan.
Tidur merupakan kondisi tidak sadar dimana individu dapat dibangunkan oleh
stimulasi atau sensorik yang sesuai (Guyton dalam Aziz Alimun H) atau juga
dapat dikatakan sebagai keadaan tidak sadarkan diri yang relatif,bukan hanya
keadaan penuh ketenangan tanpa kegiatan, tetapi lebih merupakan suatu siklus
yang berulang, dengan ciri adanya aktifitas yang minim , memiliki kesadaran
yang bervariasi terhadap perubahan fisiologis dan terjadi penurunan respon
terhadap rangsangan dari luar.
Kesimpuan : Tidur adalah suatu keadaan relative tanpa sadar yang penuh
ketenangan tanpa kegiatan yang merupakan urutan siklus yang berulang-ulang dan
masing-masing menyatakan fase kegiatan otak dan badanlah yang berbeda.
( Sumber ; http://www.e-jurnal.com/2013/12/pengertian-tidur-menurut-para-ahli.html?m=1 )
1.1. Faktor-faktor
yang mempengaruhi Tidur
Kualitas tidur dipengaruhi beberapa faktor, kualitas tersebut dapat menunjukan
adanya kemampuan seseorang untuk tidur dan memperoleh jumlah istirahat sesuai
dengan kebutuhannya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tidur antara lain adalah :
Faktor-faktor yang mempengaruhi tidur antara lain adalah :
-
Penyakit
-
Kelelahan
-
Stres
-
Obat
-
Nutrisi
-
Lingkungan
2. Pengertian Kulit Kusam
Kulit kusam adalah Kulit yang terkeatinisasi, yang dimaksud dengan kulit
terkeatinisasi adalah ketika sel-sel kulit mati menumpuk dan menutupi kulit
baru, yang menyebabkan kulit kusam. Kulit kusam terjadi saat kulit memiliki
kandungan minyak di bawah normal. Akibatnya, kulit kita terlihat lebih gelap
dan kering.
( Sumber ; http://kamuskesehatan.com/arti/kulit-terkeratinisasi/ )
2.1. Faktor-Faktor yang menyebab Kulit Kusam
Berikut
ini adalah faktor penyebab umum dari kulit wajah yang kusam, adalah sebagai
berikut:
-
Stress
-
Diet yang tidak sehat
-
Kurang tidur
-
Efek dari sinar ultraviolet
-
Kurangnya waktu istirahat dan pola tidur
yang tidak teratur
-
Suka minum alkohol
-
Merokok
-
Efek samping negatif dari penggunaan
kosmetik
D. KERANGKA BERFIKIR
Tidur yang cukup sangat mempengaruhi pada kesehatan kulit. Jika seseorang
kurang tidur maka tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon stres atau
kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit,
atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis. Keadaan tersebut dapat
mengakibatkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah dan lingkaran hitam di
bawah mata. Contohnya orang mengalami kulit pucat dan mata bengkak setelah
beberapa malam kurang tidur.
E. HIPOTESIS
Tidur dan Kulit Kusam keduanya ternyata saling berhubungan erat. Gangguan
tidur menurunkan kualitas kulit, bahkan memperburuk penyakit kulit, sementara
penyakit kulit sendiri dapat mengganggu kualitas tidur. Kurang tidur akan
memperburuk kondisi kulit. Begitu kita kekurangan tidur, sel-sel inflamasi
dalam tubuh akan meningkat. Tandanya, ku;it menjadi kusam, jerawat bermunculan,
kulit jadi sensitif, reaksi alergi kulit memburuk dan iritasi pada kulit pun
jadi semakin parah. Semakin kurang tidur, semakin banyak kita membutuhkan
produk-produk perawatan kulit.
Kurang tidur juga akan merusak struktur kecantikan alami kulit. Sel-sel
inflamasi yang meningkat kadarnya akan merusak asam hialuronat dan kolagen.
Keduanya adalah bahan yang membuat kulit
kenyal dan bercahaya.
Gangguan pada tidur,
akan membuat penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem imun kita jadi
semakin buruk. Penyakit-penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim (eczema)
akan kambuh saat mengalami kekurangan tidur.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar